Berbagai Macam Arti Tangisan Bayi dan Cara Mengatasinya

Berbagai Macam Arti Tangisan Bayi dan Cara Mengatasinya

Kesehatan

Arti tangisan bayi sangat beragam sehingga ibu harus mencoba memahami si kecil agar bisa memberikan apa yang dibutuhkan si kecil. Bayi dapat menangis saat lapar, mencari perhatian, ataupun sakit bahkan juga sebagai bentuk komunikasinya.

Macam Arti Tangisan Bayi

Ibu dapat mengetahui dan memahami berbagai macam arti tangisan bayi seperti :

  1. Lapar

Bayi baru lahir masih membutuhkan asupan ASI eksklusif dari ibu selama 6 bulan pertamanya. Sebaiknya selalu memberikan bayi ASI setiap 1-2 jam sekali karena kemungkinan besar bayi akan mudah lapar atau haus. Bayi akan menangis dengan lebih keras dan juga rewel yang berlangsung lebih lama apabila sedang lapar. Tangisan juga akan semakin keras. Ciri-ciri lainnya yaitu mulut bayi akan membuka-buka seperti mencari puting.

  1. Popok basah

Bayi juga dapat menangis saat popoknya sudah basah karena membuatnya tidak nyaman. Saat bayi menangis, coba periksa popok bayi apakah sudah basah. Jika iya, segera ganti dengan popok yang baru namun sebelumnya keringkan pantatnya terlebih dahulu agar bersih dan juga tetap kering.

  1. Kedinginan atau kepanasan

Ibu harus pintar dalam mengatur suhu ruangan si kecil karena bayi membutuhkan suhu yang normal dan tepat. Segera ganti pakaian bayi apabila kepanasan dan bisa membawanya ke luar atau ke jendela untuk menghirup udara segar. Gendong bayi dengan kain agar merasa hangat apabila bayi kedinginan. Bayi akan merintih terus-menerus apabila merasa kedinginan atau kepanasan.

  1. Lelah

Bayi memang belum dapat melakukan aktivitas yang banyak namun bayi juga dapat merasakan kelelahan. Apalagi bayi membutuhkan waktu tidur yang cukup setidaknya sekitar 16,5 jam sehari. Bayi akan mengeluarkan tangisan seperti rengekan dan raungan yang melengking bahkan bayi juga terlihat bergetar atau menggigil merupakan arti tangisan bayi saat lelah.

  1. Kolik

Bayi yang mengalami kolik biasanya akan memberikan suara tangisan seperti sedang kesakitan disertai dengan wajah yang terlihat memerah, mengepalkan tangan, menarik kaki, dan perut tegang. Kolik sendiri merupakan keadaan sakit atau nyeri perut karena bayi terlalu banyak menelan udara sehingga mengganggu sistem pencernaannya. Keadaan ini dapat terjadi saat bayi minum air atau menyusui.

Apabila mengalami kolik ringan, ibu bisa mengoleskan minyak telon untuk menghangatkan tubuh bayi dan meredakan perut kembung. Usapkan pada bagian punggung atau perut untuk membantu angin keluar. Namun apabila tidak mendingan dan bayi menangis semakin kencang, ibu dapat segera membawa si kecil ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Inilah beberapa arti tangisan bayi. Ibu harus selalu siap ketika bayi menangis apalagi saat di malam hari yang harus terbangun karena suara tangisan si kecil. Ibu sebaiknya mengikuti waktu tidur bayi sebagai tips untuk menjaga kesehatan tubuh dan lebih maksimal menjaga bayi. Ibu juga dapat mengonsumsi susu Lactamil Lactasis untuk menjaga kesehatan ibu selama masa menyusui dan juga membantu meningkatkan produksi ASI yang diperlukan bayi.